Perusahaan manajemen investasi aset BlackRock kini mencatat kepemilikan meme dan NFT senilai total US$40,000.
Kabar ini terungkap setelah detektif on-chain @martypartymusic berhasil melacak salah satu dompetnya yang terhubung dengan dana tokenisasi baru.
Data menunjukkan bahwa alamat BlackRock melakukan deposit sebesar 200 USDC untuk pertama kalinya pada tanggal 5 Maret. Tidak berhenti sampai disitu, perusahaan kemudian melakukan deposit percobaan sebesar $10 beberapa hari kemudian. Puncaknya pada tanggal 15 Maret, BlackRock menyuntikkan US$99.999.960 dalam USDC.
Tindakan tersebut dilakukan sehari setelah Dana Likuiditas Digital Institusional BlackRock diajukan dalam kemitraan dengan perusahaan tokenisasi aset Securitize yang berbasis di San Francisco.
Pada 19 Maret, pengguna kripto anonim terdeteksi telah mengirim setidaknya 40 koin dan 25 NFT ke alamat yang terkait dengan BlackRock. Koin-koin ini bervariasi dari Ordinals Pepe (PEPE) berbasis Bitcoin hingga CryptoDickbutts S3 NFT.
Selain itu, BlackRock juga menerima unshETHing_Token (USH) dalam jumlah besar sebanyak 500.000 unit dan Realio Network (RIO) sebanyak 10.000 unit. Masing-masing memiliki nilai maksimal 13.755 dan 11.600 dollar AS.
Selain itu, perusahaan yang dipimpin oleh Larry Fink ini juga menerima Mog Coin (Mog), VoldemortTrumpRobotnik-10Neko (ETHEREUM) dan Shina Inu (SHI) dalam jumlah besar.
Langkah-langkah yang diambil BlackRock untuk semakin terlibat dalam industri kripto termasuk peluncuran ETF Bitcoin spot yang diperdagangkan di bursa AS. Selain itu, perusahaan juga berencana untuk melakukan tokenisasi aset keuangan di Ethereum. Namun, produk baru ini hanya dapat diakses oleh investor institusi dengan investasi minimum US$100,000.
Langkah-langkah yang diambil BlackRock untuk semakin terlibat dalam industri kripto termasuk peluncuran ETF Bitcoin spot yang diperdagangkan di bursa AS. Selain itu, perusahaan juga berencana untuk melakukan tokenisasi aset keuangan di Ethereum. Namun, produk baru ini hanya dapat diakses oleh investor institusi dengan investasi minimum US$100,000.
Tokenisasi aset tradisional seperti emas, komoditas, perbendaharaan, dan real estate di blockchain adalah konsep yang sedang berkembang. Industri ini diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar selama dekade berikutnya, dan Wall Street tampaknya tertarik untuk ikut serta dalam industri ini.
Bank-bank besar seperti JPMorgan, Citi, dan Bank of America telah mulai bereksperimen dengan konsep tokenisasi aset tradisional. Perusahaan manajemen kekayaan swasta Bernstein memperkirakan bahwa sekitar 2% dari jumlah uang beredar dunia, atau sekitar $3 triliun, dapat diberi token di blockchain selama lima tahun ke depan. Selain itu, Citigroup memperkirakan bahwa pasar tokenisasi dapat mencapai nilai hingga $5 triliun pada tahun 2030.



0 komentar:
Posting Komentar